penyebab saraf kejepit

Plossa.co.id – Dalam tubuh kita saraf memiliki peran yang sangat penting, karena sistem saraf membuat komunikasi antara tubuh dan otak berjalan lancar. Namun saraf juga dapat mengalami masalah, seperti saraf terjepit. Apa sih sebenarnya saraf terjepit itu? Yuk kita ketahui penyebabnya.

Mengenal Saraf Kejepit

Saraf kejepit atau dalam Bahasa medis dikenal dengan Pinched nerve, adalah suatu keadaan saat saraf tertekan oleh bagian yang ada didekatnya. Saat tubuh kita mengalami saraf kejepit, kita akan merasakan rasa nyeri.  Saraf kejepit dapat muncul saat ada tekanan pada saraf, tekanan disebabkan oleh pergerakan yang dilakukan berulang-ulang dalam kurun waktu yang lama. Biasanya rasa nyeri yang timbul akan muncul pada area punggung, namun tidak menutup kemungkinan akan muncul di beberapa bagian tubuh seperti, bagian belakang kaki atau pinggang.

Penyebab Saraf Kejepit

  1. Faktor Penuaan
    Faktor usia adalah faktor utama terjadinya saraf kejepit, hal ini dikarenakan semakin tua usia seseorang maka secara langsung akan mempengaruhi kondisi tubuh, Keadaan ini bisa disebut juga sebagai kondisi degenerasi bantalan, yaitu berkurangnya kandungan air pada tulang belakang. Dampak degenerasi sangat banyak, salah satunya adalah mengakibatkan kompresi pada saraf siatik yang berdampak pada penyakit saraf kejepit. Secara umum saraf kejepit menjerang usia empat puluh tahun keatas.
  1. Penyempitan kanal tulang belakang
    Penyempitan kanal tulang belakang atau dalam istilah medis (spinal stenosis) adalah kelainan yang diakibatkan oleh penyempitan ruang pada tulang belakang. Hal ini bisa disebabkan oleh cedera yang terjadi pada tulag belakang. Sehingga menimbulkan tekanan berlebihan pada saraf siatik dan jika penyempitan kanal tulang belakang ini semakin menekan saraf akan membuat kondisi pasien semakin memburuk.
  1. Sindrom piriformis
    Sindrom piriformis biasanya terjadi saat otot piriformis mengalami kaku serta tegang sehingga menekan saraf siatik. Penyebabnya adalah kejang otot atau cedera pada bokong dan pinggul terasa linu. Dampaknya akan timbul rasa nyeri, kesemutan, atau mati rasa pada bagian belakang paha, betik atau kaki.
  1. Keseleo atau terkilir
    Kamu harus waspada bila mengalami keseleo atau terkilir, karna bisa berdampak pada penyakit saraf terjepit, keseleo bisa menjadi saraf kejepit dengan gejala utama yaitu rasa linu pada bagian panggul dalam kurun waktu lebih dari satu minggu. Jika mengalami hal seperti ini segeralah untuk konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Itulah beberapa penyebab saraf kejepit, alangkah baiknya untuk memeriksakan diri lebih dini, saat timbul rasa nyeri yang muncul secara terus menerus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *