hidung tersumbat karena virus corona

Plossa Kekhawatiran masyarakat mengenai virus corona seakan menjadi kepanjangan, mengingat kasus ini semakin terus bertambah dan belum pasti akan segera berakhir di Indonesia. Namun masa pandemi Covid-19 ini telah berada di Indonesia sekitar 6 bulan, tetap saja banyak masyarakat yang tidak mengetahui pasti bagaimana ciri-ciri saat terjangkit virus tersebut.

Akibatnya terjadi penanganan yang terlambat dan membuat kondisi semakin parah. Hal ini karena ciri-ciri seseorang yang terjangkit virus corona tak jauh berbeda dengan orang yang terjangkit flu.

Sehingga banyak orang yang kemudian salah mengartikan, dan mengira jika kondisi hidung tersumbat yang dimilikinya hanyalah flu biasa. Lalu bagaimana membedakan antara hidung tersumbat karena virus corona dan yang disebabkan karena flu ?

Perbedaan Hidung Tersumbat Karena Virus Corona dan Flu Biasa

Flu Biasa

Flu biasa dapat terjadi akibat adanya rhinovirus yang menyerang pada bagian saluran pernapasan. Biasanya keluhan yang terjadi berasal dari hidung dan tenggorokan atau saluran pernapasan bagian atas. Gejala-gejala yang ditimbulkan antara lain bersin-bersin, sakit tenggorokan, sakit kepala, demam, batuk, hingga hidung tersumbat. Gejala-gejala ini termasuk hidung tersumbat umumnya akan muncul setelah 1-3 hari terkena paparan virus.

Penyebab hidung tersumbat disini dikarenakan produksi lendir yang berlebihan di saluran pernapasan sehingga menyebabkan kondisi hidung menjadi tersumbat. Hidung tersumbat akibat flu bisa menyebabkan kesulitan bernapas, bahkan terasa sangat sulit untuk tidur. Padahal tidur menjadi kunci utama agar proses penyembuhan berjalan dengan baik bagi penderita flu

Virus Corona

Sama seperti flu, gejala-gejala yang dialami saat terpapar covid-19 juga mirip seperti gejala flu. Meskipun begitu, gejala yang ditunjukkan lebih sering menyebabkan keluhan di bagian saluran pernapasan bawah.

Ada 3 gejala utama yang disebabkan akibat terjangkitnya virus COVID-19 antara lain adalah demam tinggi, sesak napas dan batuk.

Pada beberapa pasien terkadang juga ada yang mengalami gangguan penciuman atau pengecapan. Namun ini tak terjadi pada semua penderita covid-19, hanya terjadi pada kasus beberapa pasien saja. Jadi bisa dibilang hidung tersumbat karena virus corona justru lebih ringan dibandingkan dengan flu dan juga kemampuan merasa yang sedikit terganggu.

Biasanya indera perasa akan tidak mampu membedakan mana rasa manis dan pahit. Para peneliti menduga hal ini diakibatkan karena virus yang langsung menyerang sel saraf yang berkaitan dengan sensasi penciuman dan rasa

Selain hal tersebut, pasien juga akan mengalami gejala lainnya seperti nyeri otot, sakit tenggorokan, sakit kepala, mual, muntah, diare, pilek, dan lainnya meskipun gejala-gejala ini tidak akan selalu terjadi di setiap pasien COVID-19.

Jadi jika anda merasa flu dan hidung tersumbat, maka tidak perlu panik karena belum tentu menjadi gejala covid-19. Supaya hidung lebih plong gunakan saja inhaler yang terdapat pada Plossa Presh & Sooth Aromatics  dengan kandungan eucalyptus yang didalamnya terdapat antibakteri, antivirus, anti peradangan dan antinyeri sehingga dapat menyegarkan dan melegakan hidung serta pernapasan. Masalah? Plossa-in aja!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *