gejala angin duduk

Plossa Masyarakat Indonesia mengenal istilah angin duduk terhadap orang yang tidak ada gejala sakit apapun lalu tiba-tiba meninggal. Penyakit angin duduk ini dalam dunia kesehatan lebih disebabkan oleh kondisi masalah di bagian jantung. Penyakit angin duduk tidak boleh disepelekan dan perlu dipahami beberapa gejalanya.

Orang yang mengalaminya sering merasakan hal yang tidak nyaman di bagian dada sebelah kiri yang  merupakan tempat jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Pada dasarnya angin duduk terbagi menjadi dua kategori yakni angina mikrovaskuler dan angina prinzmetal. Apapun jenisnya kita perlu memahami gejala dari angin duduk saat kambuh.

Beberapa Gejala Angin Duduk yang Perlu Diwaspadai

Kamu perlu mewaspadai penyakit angin duduk sehingga bila benar terjadi harus langsung datang ke rumah sakit untuk ditangani. Awalnya memang terasa seperti masuk angin biasa, tapi jika dada mulai terasa sakit sebaiknya segera periksakan ke dokter. Berikut ini beberapa gejala angin duduk:

Nyeri Bagian Dada

Dada merupakan tempat dari organ-organ penting bagi tubuh, seperti jantung. Apabila kamu pernah merasakan nyeri di bagian dada, maka perlu waspada. Terlebih lagi nyeri tersebut menjalar ke bagian lengan kiri, rahang, leher, dan juga punggung.

Terkadang nyeri di bagian dada dapat muncul beberapa detik. Jika rasa nyeri berlangsung lebih lama maka sebaiknya segera konsultasi ke dokter sebelum kejadian angin duduk.

Sesak Napas

Gejala lain dari angin duduk adalah sesak napas. Bagi orang yang tidak punya riwayat asma dan tiba-tiba nafas terasa sesak perlu waspada. Segera minta bantuan orang sewaktu napas terasa sesak untuk segera ditemani pergi ke dokter.

Tubuh Mudah Terasa Lelah

Pertanda lain yang bisa merujuk ke angin duduk berupa badan terasa cepat lelah. Padahal tidak banyak aktivitas yang sedang dikerjakan tetapi badan terasa sangat lelah dan tidak bertenaga. Jika pertanda ini didukung oleh gejala lain maka segera pergi ke dokter penyakit dalam untuk berkonsultasi.

Mengeluarkan Keringat Tidak Wajar

Seseorang yang sedang kambuh sakit jantung sering ditandai dengan keringat keluar tidak wajar. Keringat yang keluar berlebihan terkadang terlihat di bagian dahi seseorang dan telapak tangan.

Orang sudah mengeluarkan gejala keringat keluar tidak wajar harus segera dibawa ke dokter penyakit dalam untuk diperiksa. Hal ini juga kerap terjadi pada orang yang mengalami angin duduk.

Mual

Salah satu gejala dari angin duduk ditandai dengan mual. Bila tidak merasa salah makan tetapi perut mual sambil ditandai gejala lain dari angin duduk, segera pergi ke klinik penyakit dalam. Rasa mual juga bisa muncul bersama dengan kepala pusing dalam konteks angin duduk.

Penyakit angin duduk menjadi semakin berbahaya ketika menyerang orang yang sakit diabetes dan hipertensi. Risiko terkena jantung coroner bagi penderita penyakit diabetes dan hipertensi semakin meningkat. Orang yang sudah bergejala disertai kondisi tidak stabil harus dilarikan ke bagian IGD rumah sakit.

Gejala dan kondisi tidak stabil dapat berlanjut menjadi serangan jantung yang jauh lebih berbahaya. Orang yang terkena serangan jantung perlu ditangani secara sigap atau dapat berakhir dengan kematian. Apabila terdapat keluarga yang punya riwayat sakit jantung seharusnya menjadi lebih waspada sewaktu terserang berbagai gejala yang merujuk ke angin duduk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *