sakit kepala belakang

Plossa.co.id – Sakit kepala belakang merupakan penyakit yang dapat dialami oleh setiap orang, sakit kepala pada bagian belakang kepala dapat terjadi karena berbagai penyebab. Selain itu sakit kepala belakang juga dapat ditandai oleh gejala-gejala seperti:

  • Munculnya sensasi kepala seperti ditekan mulai dari kepala bagian depan hingga serta sisi kepala yang berada di bagian belakang.
  • Rasa nyeri yang cukup menganggu.
  • Kulit kepala, oto bahu serta leher terasa lunak.

Sakit kepala belakang dapat menimbulkan beberapa risiko penyakit yang gejalanya juga terkait dengan sakit kepala belakang seperti contohnya.

  1. Migrain
    Migrain adalah gejala yang sering terjadi dan biasanya menimbulkan rasa nyeri pada kepala bagian belakang. Gejala migrain biasanya dimulai dari rasa sakit kepala bagian sebelah kiri, selanjutnya akan merambat hingga ke kepala bagian belakang. Biasanya pada orang dewasa rasa nyeri akan muncul beberapa kali dalam seminggu. Biasanya terjadi pada usia wanita 35-45 tahun dan rentang munculnya akan meningkat dengan pertambahan usia.
  2. Saraf terjepit
    Mungkin kamu pernah mendengar penyakit saraf terjepit? Lalu apa hubunganya dengan sakit kepala bagian belakang? Saraf yang terjepit pada bagian tulang belakang akan mengakibatkan rasa sakit pada bagian leher. Hal ini biasanya menyebabkan rasa sakit kepala yang disebut servikogenik. Gejalanya diawali pada bagian belakang kepala, lalu merambat hingga timbul sakit dibagian belakang mata. Selain itu keluhan lain yang timbul adalah rasa kurang nyaman pada bagian bahu serta bagian lengan atas.
  3. Sakit kepala tegang
    Sakit kepala tegang (tension headache) merupakan salah satu gejala yang sering terjadi dan serta mengakibatkan rasa nyeri pada kepala bagian belakang. Rasa nyeri ini bisa timbul dalam waktu 30 menit hingga tujuh hari lamanya. Sakit kepala tegang dapat terjadi karena stres serta terjadinya otot yang tegang pada belakang leher dan kepala.
  4. Sakit kepala cluster
    Sakit kepala cluster adalah jenis sakit kepala yang jarang terjadi namun jika terjadi akan menimbulkan rasa sakit yang menyakitkan. Sakit kepala jenis ini timbul pada waktu tertentu serta dapat terjadi berulang kali dalam sehari. Sakit kepala cluster dapat terjadi berminggu-minggu bahkan hingga berbulan-bulan. Rasa sakit yang muncul berada di area belakang kepala dan akan terasa saat penderitanya sedang berbaring , sehingga kondisi ini akan membuat rasa tidak nyaman pada penderitanya. Penyebab sakit kepala cluster hingga saat ini belum banyak yang mengetahui namun diduga berasal dari kelainan pada hipotalamus otak.

Itulah beberapa risiko penyakit dengan gejala sakit kepala belakang, untuk mengurangi rasa nyeri penyakit-penyakit tersebut kamu dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan obat. Namun selain obat-obatan kamu juga dapat melakukan berbagai cara untuk mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan seperti dengan melakukan pijatan, tidur yang cukup, mengelola stres, mengurangi kebiasaan buruk seperti merokok dan mengonsumsi alkohol dan lain-lain. Untuk lebih menyegarkan kamu bisa menggunakan Plossa, karena Plossa adalah produk serbaguna yang dapat memberikan manfaat sebagai alat aromatherapy, relaksasi, kerokan serta alat pijat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *