bahaya sering sakit kepala

Plossa Sakit kepala bisa terjadi secara menyeluruh maupun sebelah saja. Bagi orang yang sering mengalaminya maka harus waspada. Terlebih lagi bila diikuti dengan gejala susah tidur alias insomnia. Terdapat beberapa penyakit yang memberikan gejala berupa sakit kepala.

Jika rasa sakit kepala lebih sering di bagian kiri, kemungkinkan penyakit yang diderita bukan sesuatu yang serius. Tetapi tetap saja perlu untuk segera ditangani agar tidak mengganggu rutinitas harian.

Sakit Kepala Hingga Susah Tidur

Orang yang punya segudang kesibukan tentu saja susah untuk mempertahankan gaya hidup seimbang. Tidak heran kalau suatu waktu badan jadi sakit dan kepala pusing. Kadang juga diselingi dengan susah tidur di malam hari. Gejala tersebut bisa mengarah ke beberapa penyakit ini.

Sakit Magh Akibat Makan Kurang Teratur

Kesibukan terkadang membuat seseorang melupakan jatah makan siang saat berada di kantor. Padahal sering kali orang tersebut juga kelupaan untuk sarapan pagi dan hanya sekedar makan camilan. Hal tersebut tidak dapat dilakukan terus-menerus dan perlu diubah.

Kebiasaan melewatkan sarapan sangatlah buruk karena otak jadi tidak mendapatkan asupan glukosa dengan cukup. Akhirnya otak memberikan sinyal kepala pusing akibat kadar glukosa dalam darah yang terlalu rendah. Kondisi darah yang kekurangan glukosa bisa berakhir pada hipoglikemia.

Alergi dan Infeksi

Gejala sakit kepala juga bisa muncul disaat tubuh mengalami infeksi, terutama di saluran pernapasan. Misalkan saja sakit flu yang membuat hidung tersumbat parah. Saluran sinus tersumbat dapat menyebabkan munculnya sakit kepala tepatnya di area dahi.

Hal lain yang dapat memacu terjadinya pusing dan insomnia juga adalah infeksi. Dalam tahapan infeksi yang serius juga bisa membuat kepala pusing sehingga perlu ditangani. Contoh infeksi serius yang dimaksud yakni meningitis dan ensefalitis.

Penggunaan Obat Berlebihan

Apakah Anda terbiasa untuk sedikit-sedikit minum obat sakit kepala? Ternyata kebiasaan seperti ini tidak boleh diteruskan karena justru minum obat sakit kepala secara berlebihan dapat menyebabkan sakit kepala.

Nama sakit kepala akibat penggunaan obat tersebut yang berlebihan disebut sakit kepala rebound. Contoh obat-obatan yang menyebabkan sakit kepala akibat penggunaan berlebih adalah ibuprofen, naproxen, oxycodone, tramadol, dan lain-lain.

Depresi

Seseorang yang dalam kondisi stress berat perlu segera ditangani secara psikologis. Orang yang menyepelekan masalah psikologis dirinya dapat berakhir terserang depresi. Apabila sudah terkena depresi maka nafsu makan akan terganggu dan mulai mengalami kesulitan tidur.

Badan yang tidak bisa beristirahat dengan jumlah jam yang cukup tidak akan punya waktu untuk beregenerasi. Kekurangan tidur dapat menyebabkan seseorang mengalami sakit kepala dilansir dari Health Detik.

Giant Cell Arteritis

Giant cell arteritis merupakan peradangan yang terjadi di pembuluh darah arteri temporal. Pembuluh darah tersebut memiliki aliran darah di sepanjang sisi kepala.

Orang yang mengalami giant cell arteritis seering kali merasakan sakit kepala disertai nyeri di daerah rahang, pinggul, dan juga bahu. Beberapa orang juga ada yang mengalami perubahan visual terutama bila penyakit ini tidak segera ditangani.

Jika sakit kepala masih terasa ringan Anda bisa menggunakan Plossa Press & Soothe Aromatics. Oleskan Plossa pada bagian kepala yang terasa sakit kemudian gunakan ujung tutupnya untuk memijat. Namun, jika sakit kepala terus berlanjut bahkan lebih dari satu minggu sebaiknya segera periksa ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *